Bahasa Indonesia English
SEKILAS INFODIRGAHAYU PAHLAWANKU 10 NOVEMBER 2015 “Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwa Ragaku” » DIRGAHAYU SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 - 28 OKTOBER 2015 » Bupati SWM Terima Penghargaan "JKN AWARD" dari Kemenkes RI » Bupati SWM Terima Bintang Kehormatan LVRI Sebagai Penghargaan Atas Jasa-jasa Mengisi Kemerdekaan » Bupati Kepulauan Talaud Raih PengAnugrahan Good Goverment Award »

BKDD Talaud Berantas ASN ber-Ijasah Palsu

Bookmark and Share
Rabu, 27 Mei 2015 - 16:41:43 WIB » Diposting oleh : Administrator » Hits : 923 » Daerah

Melonguane – Pesan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Pendidikan tentang Pemberasan Ijasah Palsu di tangkap oleh Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Kepulauan Talaud.  

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Talaud Spent T. Bawangun, ST. MT saat di temui tim peliputan Humas Talaud sela-sela acara penyelenggaraan LHKASN di Kantor Inspektorat mengatakan berita hangat ini (ijasah palsu red) telah disikapi oleh Pimpinan Daerah dengan akan dibentuknya Tim Peneliti Ijasah Palsu.

“Penegakan Disiplin bukan hanya menyangkut kehadiran dan keberadaan ASN di Talaud. Tapi dalam Penegakan Disiplin juga akan meneliti keberadaan Ijasah Palsu pada ASN Talaud. Nantinya akan dibentuk Tim Peneliti Ijasah Palsu, yang bertugas meneliti keaslian dan asal ijasah setiap ASN di Talaud. Tim ini nantinya akan bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) untuk ijasah yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis untuk ijasah yang berasal dari Perguruan Tinggi Swasta,” ujar Bawangun.

Ditambahkan Bawangun, Rapat Koordinasi BKN Manado lalu juga sudah menegaskan tentang pemberantasan ijasah palsu di kalangan ASN. “Setiap Kabupaten/Kota diwajibkan untuk memeriksa dan meneliti Ijasah ASN masing-masing. Adapun sanksi yang dikenakan apabila kedapatan ada ASN yang ber-ijasah palsu yaitu akan dikenakan penurunan pangkat, tuntutan ganti rugi / TGR juga sampai pada pemecatan bila menggunakan ijasah palsu sejak penerimaan pegawai negeri sipil,” tutur Bawangun.

Lanjut katanya, “BKDD Talaud sangat serius dengan keberadaan ijasah palsu. Langkah kita tidak menunggu terbentuknya Tim Peneliti Ijasah Palsu, tapi sejak pengurusan Kenaikan Pangkat periode april yang lalu kami telah memeriksa dan meneliti bilamana ada ijasah palsu. Kami tidak akan memproses pengajuan kenaikan pangkat bila ASN yang mengajukannya terbukti memiliki ijasah palsu,” tutup Bawangun. (humas-talaud)

Berita Lainnya


Bupati Kab. Kepulauan Talaud

Sri Wahyumi Maria Manalip, SE

Wakil Bupati Kab. Kepl. Talaud

Petrus Simon Tuange, S.Sos, M.Si.
Kontak Admin
Online Operator HUMAS-1Operator HUMAS-1
Online Operator HUMAS-2Operator HUMAS-2
Statistik

665947

Pengunjung hari ini : 74
Total pengunjung : 87696
Hits hari ini : 176
Total Hits : 665947
Pengunjung Online : 4
Ip :54.81.73.2
Browser :
Web Link