Bahasa Indonesia English
SEKILAS INFODIRGAHAYU PAHLAWANKU 10 NOVEMBER 2015 “Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwa Ragaku” » DIRGAHAYU SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 - 28 OKTOBER 2015 » Bupati SWM Terima Penghargaan "JKN AWARD" dari Kemenkes RI » Bupati SWM Terima Bintang Kehormatan LVRI Sebagai Penghargaan Atas Jasa-jasa Mengisi Kemerdekaan » Bupati Kepulauan Talaud Raih PengAnugrahan Good Goverment Award »

Tak Indahkan Teguran Lisan, Pemda Talaud Lapor Penebang Bakau

Bookmark and Share
Kamis, 28 Mei 2015 - 17:14:25 WIB » Diposting oleh : Administrator » Hits : 571 » Daerah

Melonguane – Pengrusakan hutan bakau pada hari Senin (25/5) di Sepadan Sungai Marat Kelurahan Beo Barat sangat meresahkan masyarakat. Bakau yang berusia ratusan tahun tersebut tumbang hanya dalam hitungan menit. Kejadian yang memprihatinkan ini menjadi menyita perhatian Pemerintah Daerah untuk mengambil tindakan.

Kejadian bermula pada Senin sore kemarin, ketika pohon-pohon bakau tersebut ditumbangkan oleh segelintir orang yang tak bertanggungjawab. Selanjutnya pada hari selasa (26/5) Pemerintah Daerah melalui Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi meninjau langsung lokasi pengrusakan bakau di Tambioe Beo.

Kepala Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi Tonny Gagola, ME ketika dihubungi humas-talaud mengatakan setelah menerima laporan ini, kami langsung meninjau lokasi dan melakukan teguran lisan. “Setelah menerima laporan pada selasa pagi, Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi bersama Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup langsung meninjau lokasi dan melakukan teguran lisan kepada para penebang dan ‘pemilik lahan’,” ujar Gagola.

Lanjut kata Kepala Dinas hasil Seleksi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini, “Namun sangat disayangkan, teguran lisan kami tidak diindahkan oleh mereka. Malahan masih terus melakukan penebangan hutan bakau. Karena tidak diindahkannya teguran lisan ini, maka pada hari Rabu kemarin (27/5), dengan sangat menyesal akhirnya kami melaporkan pengrusakan bakau ini ke Polres Talaud,” sambung Gagola.

Pengrusakan Hutan Bakau ini sendiri, melanggar Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Oleh karenanya, Kamis (28/5) aparat Polres Talaud memberikan police line di lokasi pengrusakan hutan bakau ini. (humas-talaud)

Berita Lainnya


Bupati Kab. Kepulauan Talaud

Sri Wahyumi Maria Manalip, SE

Wakil Bupati Kab. Kepl. Talaud

Petrus Simon Tuange, S.Sos, M.Si.
Kontak Admin
Online Operator HUMAS-1Operator HUMAS-1
Online Operator HUMAS-2Operator HUMAS-2
Statistik

665957

Pengunjung hari ini : 74
Total pengunjung : 87696
Hits hari ini : 186
Total Hits : 665957
Pengunjung Online : 4
Ip :54.81.73.2
Browser :
Web Link