Bahasa Indonesia English
SEKILAS INFODIRGAHAYU PAHLAWANKU 10 NOVEMBER 2015 “Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwa Ragaku” » DIRGAHAYU SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 - 28 OKTOBER 2015 » Bupati SWM Terima Penghargaan "JKN AWARD" dari Kemenkes RI » Bupati SWM Terima Bintang Kehormatan LVRI Sebagai Penghargaan Atas Jasa-jasa Mengisi Kemerdekaan » Bupati Kepulauan Talaud Raih PengAnugrahan Good Goverment Award »

Pesan Bupati : Biarkan Pintu Sejarah dan Jendela Budaya Kita Tetap Terbuka

Bookmark and Share
Senin, 22 Juni 2015 - 11:07:03 WIB » Diposting oleh : Administrator » Hits : 655 » Daerah

Bannada,- Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghargai Adat,Budaya serta Sejara para pendahulunya seperti yang dilansir dalam penggalan sambutan Bupati Kepulauan Talaud  Sri Wahyumi Maria Manalip,SE dalam peresmian sekaligus penandatanganan Prasasti Tiala sislsila “I Porodisa I’Yupung Tanani” Rintulu n Taloda, Sabtu (20/06). Pernyataan ini bukan sekedar retorika semata, namun kenyataan obyektif telah memperlihatkan bahwa kabupaten Kepulauan Talaud pada posisi paling utara di Nusantara.

Dalam menyikapi perkembangan Teknologi yang begitu cepat hendaklah kita segera memfilterisasi masuknya budaya asing serta pengaruhnya terhadap kearifan lokal agar tidak semakin tergusur dengan arus modernisasi dierah baru ini, tutur Bupati dalam sambutannya. Sebagai Pemerintah Daerah saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kreatifitas dan inisiatif berkarya generasi Porodisa lebih khusus masyarakat Tampan Banada, yang telah membuka lembaran sejarah dan budaya sekaligus melakukan pengamanan penyegelan situs Sejarah, Budaya sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1992 Pasal 6 Ayat 2 tentang perlindungan benda cagar budaya yang dimiliki atau dikuasai secara turun temurun atau merupakan warisan,Imbuhnya

Dengan melihat kearifan Budaya lokal dengan demikian desa tua Banada dihari ini bukan lagi Banada yang dari sejak dahulu kala (from time Immemorial) yang terabaikan, melainkan Tampa Bannada sekarang menjadi icon pariwisata sejarah dan budaya (wisata Ziarah) tanah porodisa, karena kekentalan budaya Porodisa yang hakiki setelah raja-raja adat dari Tinonda sampai Napombaru ditahirkan dari tempat kerajaan tua Bannada,tambah bupati disela sela sambutannya.

Biarkan Pintu Sejarah dan Jendela Budaya Kita Tetap Terbuka dan Terbuka Lebar Agar Semua Mata dan Angin Diizinkan Masuk”,semoga karya besar lainnya akan lahir dari putra –putri terbaik  Talaud sebagai sumbangsih pembangunan Sejarah Budaya Talaud kedepan, pesan Bupati kepada seluruh masyarakat Desa Banada khususnya dan kepada seluruh masyarakat Talaud pada umumnya diakhir sambutannya. (humas Talaud/ FU)

Berita Lainnya


Bupati Kab. Kepulauan Talaud

Sri Wahyumi Maria Manalip, SE

Wakil Bupati Kab. Kepl. Talaud

Petrus Simon Tuange, S.Sos, M.Si.
Kontak Admin
Online Operator HUMAS-1Operator HUMAS-1
Online Operator HUMAS-2Operator HUMAS-2
Statistik

683526

Pengunjung hari ini : 56
Total pengunjung : 91867
Hits hari ini : 380
Total Hits : 683526
Pengunjung Online : 5
Ip :54.227.51.103
Browser :
Web Link