Bahasa Indonesia English
SEKILAS INFODIRGAHAYU PAHLAWANKU 10 NOVEMBER 2015 “Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwa Ragaku” » DIRGAHAYU SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 - 28 OKTOBER 2015 » Bupati SWM Terima Penghargaan "JKN AWARD" dari Kemenkes RI » Bupati SWM Terima Bintang Kehormatan LVRI Sebagai Penghargaan Atas Jasa-jasa Mengisi Kemerdekaan » Bupati Kepulauan Talaud Raih PengAnugrahan Good Goverment Award »

Sejarah Panjang Perjuangan Pendirian SMA di Moronge

Bookmark and Share
Rabu, 15 Juli 2015 - 09:55:10 WIB » Diposting oleh : Administrator » Hits : 685 » Daerah

Melonguane.-. Pembukaan SMA N. 1 Moronge kemarin menjawab kerinduan perjuangan panjang pendidikan di Moronge. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Pembangunan SMA N. 1 Moronge Fresly Bee dalam sambutan pembukaan kemarin.

Ketika dihubungi beliau menguraikan panjangnya perjuangan pendidikan Sekolah Menengah Atas di tanah Porodisa khususnya Moronge. Sejarah perjuangan pendidikan di Moronge sendiri dimulai Tahun 1864 sampai tahun kemarin (2014, red).

Pada tahun 1864, Gubernur Belanda di Ternate melalui Under Apdelin Manado mengutus 2 orang guru bernama Yakobus Ruau dan Stevanus Ruau di Talaud (moronge, red). Yang belakangan ini diyakini oleh masyarakat setempat, marga Ruau (kedua guru tersebut, red) karna dialeg menjadi marga Rumouw.

Selanjutnya pada tahun 1892 (masih dijaman Belanda, red), Van Der Bovenkam selaku Under Apdelin Manado mendirikan Sekolah Kristen Daniel di Moronge. Belakangan sekolah Kristen ini menjadi Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA, red) di Lirung.

Kemudian pada masa setelah kemerdekaan, tepatnya  tahun 1971. Gagasan pendirian SMA kembali diangkat oleh putra-putri Moronge. Selama kurang lebih 7 tahun, SMA Kristen eksis di Moronge. Namun karena Moronge waktu itu masih berstatus desa, akhirnya SMA Swasta ini kembali dipindahkan ke Lirung sebagai Ibukota Kecamatan.

Perjuangan Pendirian Sekolah Menengah Atas terus digaungkan oleh putra-putra Moronge yang duduk di DPRD Kab. Sangihe Talaud (satal, red). Lewat Yantje Tingginehe dan Heppy Rumouw perjuangan ini disuarakan.

Setelah Talaud berdiri sebagai daerah otonom tepatnya tanggal 2 Juli 2002, Prof. Alex Jhon Ulaen, DEA selaku Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga mengadakan penelitian ‘Angka Partisipasi Kasar Masyarakat Moronge ke Perguruan Tinggi’ di tahun 2007. Hasil penelitian ini sangat mencengangkan, dimana ‘hanya’ didapati angka 8.2% anak-anak Moronge yang lanjut ke Perguruan Tinggi. Salah satu Factor penyebab kejadian tersebut yaitu tidak adanya SMA di Moronge dan biaya pendidikan yang tinggi apabila menyekolahkan anak-anak ke Lirung.

Hasil penelitian yang dilakukan Prof. Alex Jhon Ulaen, DEA ini semakin membakar semangat juang Putra-Putri Moronge. Selanjutnya ditahun 2015 ini dilakukan penerimaan Siswa SMA N. 1 Moronge dan sebanyak 62 siswa baru yang mendaftar. Hal tersebut dilaporakn Fresly Bee selaku Ketua Komite SMA N. 1 Moronge kepada Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip, SE sekaligus memohon untuk dibukanya SMA di Moronge.

Sedari awal beliau yakin Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud 2014-2019 dapat merealisasikan pendirian Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Moronge. Ditambah lagi latar belakang SWM yang bukan politisi namun sosialis (penggiat social, red). Oleh karenanya, dalam sambutannya kemarin Fresly Bee selaku Ketua Panitia Pembukaan SMA N. 1 Moronge mewakili masyarakat Kecamatan Moronge menyampaikan terima kasih dan bersyukur yang luar biasa kepada Bupati.

“Kami sangat berterima kasih dan sungguh bersyukur atas pembukaan SMA N. 1 Moronge ini. Kami sedari awal yakin Ibu Bupati akan merealisasikan perjuangan kami ini. Setelah melihat Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud 2014-2019, kami yakin SMA Moronge dapat direalisasikan. Dan hari ini, setelah melalui perjuangan panjang dan upaya yang kenal lelah, akhirnya masyarakat Moronge dapat menikmati fasilitas pendidikan ini. Hari ini terbukti bagi kita masyarakat Moronge, Visi-Misi Kabupaten Talaud bukan lagi milik Pemerintah Daerah melainkan milik seluruh masyarakat Porodisa,” ujar Bee

Berita Lainnya


Bupati Kab. Kepulauan Talaud

Sri Wahyumi Maria Manalip, SE

Wakil Bupati Kab. Kepl. Talaud

Petrus Simon Tuange, S.Sos, M.Si.
Kontak Admin
Online Operator HUMAS-1Operator HUMAS-1
Online Operator HUMAS-2Operator HUMAS-2
Statistik

683495

Pengunjung hari ini : 55
Total pengunjung : 91866
Hits hari ini : 349
Total Hits : 683495
Pengunjung Online : 4
Ip :54.227.51.103
Browser :
Web Link