Bahasa Indonesia English
SEKILAS INFODIRGAHAYU PAHLAWANKU 10 NOVEMBER 2015 “Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwa Ragaku” » DIRGAHAYU SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 - 28 OKTOBER 2015 » Bupati SWM Terima Penghargaan "JKN AWARD" dari Kemenkes RI » Bupati SWM Terima Bintang Kehormatan LVRI Sebagai Penghargaan Atas Jasa-jasa Mengisi Kemerdekaan » Bupati Kepulauan Talaud Raih PengAnugrahan Good Goverment Award »

Bupati dan Wakil Bupati Terima Kunjungan Gubernur Sulut dan Pemerintah Pusat

Bookmark and Share
Senin, 05 Oktober 2015 - 10:21:20 WIB » Diposting oleh : Administrator » Hits : 854 » Daerah

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan  Talaud dalam hal ini Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip, SE dan Wakil Bupati Petrus Simon Tuange, S.Sos, M.Si beserta jajarannya, hari Rabu (30/09) menerima kunjungan kerja dari Gubernur Provinsi Sulawesi Utara bersama Ibu dan rombongan Pemerintah Provinsi beserta rombongan dari Pemerintah Pusat yang menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pengembangan Daerah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Aula Shekina Melonguane, tanggal 30 september s/d 02 Oktober 2015.

Kedatangan rombongan Pemerintah Pusat yang terdiri dari Kemeterian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Kemendagri, Bappenas, Kementan, Kem. ESDM, Kemenag, Kemendikbud, BNPP, Kemendag, Kem. KP, BIG, Mabes TNI AL, Mabes TNI AD, dan Mabes POLRI bersama rombongan Pemerintah Provinsi Sulawesi  Utara  yaitu Guberenur beserta Ibu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Bappeda, BPPD,  Dinas ESDM bahkan pimpinan daerah Kepulauan Sangihe disambut dengan upacara adat di bandar udara Melonguane.

Kehadiran rombongan tersebut di Kepulauan Talaud dalam rangka mengikuti Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Pengembangan Daerah Perbatasan Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan atas kerja sama Kementerian Desa Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Selesai diterima secara adat sebagaimana jadwal dari panitia pelaksana, rombongan diarahkan mengunjungi Pulau Sara sebagai salah satu ikon kepariwisataan kepulauan Talaud. Selanjutnya melakukan peninjauan lapangan lokasi prioritas di sekitar Pulau Karakelang, namun karena terbatasnya waktu maka perjalanan ini hanya berujung di Beo. Dalam maksud tersebut telah ditinjau pembangunan PLTU, pelebaran jalan nasional, pagar-pagar desa, pembangunan pasar modern dan pembangunan destinasi wisata talud pengaman pantai tambioe Beo.

Penyelenggaraan Rakor dan sinkronisasi dilatarbelakangi oleh beragamnya problema yang dihadapi desa-desa di kawasan perbatasan seperti keterbatasan akses transportasi, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan, permukiman, keterisolasian sarana ekonomi disertai rendahnya kesempatan berusaha. Belum lagi dengan rendahnya ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan masyarakat pada pos lintas batas, kependudukan, keimigrasian, ketenagakerjaan dan diperparah dengan minimnya keamanan dengan karakteristik wilayah perbatasan laut mempunyai tantangan dan permasalahan tersendiri.

Materi yang diangkat dalam rakor serta yang menjadi narasumber yaitu, tentang Arah Kebiajakan Pengembangan Daerah tertentu oleh Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Kemendes PDTT DR. Ir. Suprayoga Hadi, M.SP, Arah Kebijakan dan Strategi Pengembangan Kawasan Perbatasan oleh Direktur Kawasan Khusus Daerah Perbatasan BAPPENAS, Pengembangan PKSN dan Rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara, Provinsi Sulawesi Utara oleh Asdep Potensi Kawasan Perbatasan laut BNPP Ir. Sunarto, MM, Pengembangan Kawasan Beranda Indonesia oleh Direktur Pengembangan Daerah Perbatasan Ir. Widyawati Wardoyo, M.Si, dan Rencana Pengembangan Kawasan Perbatasan Kabupaten Sangihe dan Kepulauan Talaud oleh yang mewakili Bupati Sangihe dan Kepulauan Talaud Oleh Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip, SE, dalam kesempatan itu Bupati menguraikan banyak hal tentang pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan termasuk potensi daerah, peluang dan tantangannya.

Rakor dan Sinkronisasi mengerucut pada diskusi kelompok untuk merumuskan pokok pemikiran penting  dalam pengembangan daerah perbatasan yang difokuskan pada tiga hal yaitu Peningkatan Sarana dan Prasana Dasar, Peningkatan Sarana Konektivitas dan Pengembangan Ekonomi Produktif.

Penjabat Gubernur DR. Soni Sumarsono, MDM dalam sambutannya mengungkapkan konsep membangun Indonesia dari pinggiran dalam hal ini perbatasan, dengan mendorong pembangunan ekonomi politik yang lebih baik dan Kepulauan Talaud sebagai daerah perbatasan menjadi super prioritas. Lebih lanjut Sumarsono mencuarkan “agenda prioritas saya sebagai penjabat Gubernur Sulawesi utara ialah yang disebut dengan “Tri Karya” yaitu pertama Menyuksekan Pemilihan Umum Kepala Daerah Serentak, kedua Menjaga Momentum  Pembangunan dan  ketiga Menjaga serta Memperkuat NKRI terlebih khusus mengawal pembangunan kawasan perbatasan dengan memberikan dukungan penuh pada pemekaran Talaud Selatan’’, ungkapnya dengan disambut tepuk tangan seluruh peserta dan undangan.

Di akhir sambutannya Gubernur Sumarsono  yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu menyatakan menyikapi persoalan energi dalam hal ini isu BBM dan energi terbarukan di Kepulauan Talaud dan merekomendasikan untuk memberikan  satu unit kapal penumpang bagi Pemerintah Daerah Kepulauan Talaud.

Dalam kunjungan tersebut, Penjabat Gubernur menyempatkan waktunya untuk memberikan pembinaan kepada seluruh pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud tepatnya menjadi inspektur upacara saat peringatan hari Kesaktian Pancasila bertempat di lapangan sangkundiman Melonguane. Pada akhir kunjungannya Gubernur Sumarsono tak lupa menyambangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Kepulauan Talaud untuk memastikan kesiapan menyukseskan agenda Pemilhan Umum Kepala daerah serentak di Sulawesi Utara.

Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip, SE atas nama Pemerintah Daerah Kepulauan Talaud mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas momentum pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi bertaraf nasional yang dilaksanakan di Bumi Porodisa, “ini menjadi sangat penting dan strategis dalam pengembangan dan pembangunan di daerah perbatasan khususnya bagi Talaud, karena melalui kegiatan ini terjalin koordinasi dan sinergitas antar kemeterian/lembaga dalam pengembangan daerah perbatasan serta kerja sama antara pemangku kepentingan baik pusat maupun daerah”, tutup Manalip. (humas-talaud/AM)

Berita Lainnya


Bupati Kab. Kepulauan Talaud

Sri Wahyumi Maria Manalip, SE

Wakil Bupati Kab. Kepl. Talaud

Petrus Simon Tuange, S.Sos, M.Si.
Kontak Admin
Online Operator HUMAS-1Operator HUMAS-1
Online Operator HUMAS-2Operator HUMAS-2
Statistik

683500

Pengunjung hari ini : 55
Total pengunjung : 91866
Hits hari ini : 354
Total Hits : 683500
Pengunjung Online : 4
Ip :54.227.51.103
Browser :
Web Link